
Mami Hastuti menyampaikan pesan moral dan motivasi kepada seluruh peserta upacara. Ia menekankan bahwa kehidupan bersifat dinamis dan menuntut setiap individu untuk mampu beradaptasi dengan perubahan. Menurutnya, perubahan status dan peran adalah hal yang wajar, selama tetap berfokus pada tujuan utama kehidupan, yakni beribadah kepada Allah dan menjalani kehidupan sesuai aturan yang berlaku.
UPB
SMA Negeri 1 Gunung Meriah kembali melaksanakan upacara bendera rutin pada Senin, 12 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Mami Hastuti, S.Pd., M.Pd.
Dalam amanatnya, Pembina Upacara terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada petugas upacara yang telah menjalankan tugas dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Selanjutnya, ia menginformasikan kepada seluruh peserta upacara terkait adanya perubahan struktur organisasi sekolah yang telah berlaku sejak Senin, 5 Januari 2026. Perubahan tersebut meliputi penugasan Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Sekolah, dari sebelumnya dijabat oleh Suci Harianti, S.Si., kini diamanahkan kepada Mami Hastuti, S.Pd., M.Pd. Sementara itu, posisi Wakil Kepala Sekolah dijabat oleh Ridwansyah, S.Pd.I. (Bidang Kurikulum), Juliani, S.Ag. (Bidang Kesiswaan), Pinta Ito Tobing, S.Pd. (Bidang Sarana dan Prasarana), serta Syarida Waini, S.Pd.I. (Bidang Humas). Struktur tambahan juga diumumkan, yakni Koordinator Keamanan dan Ketertiban Siswa yang diemban oleh Budi Irawan, S.Pd., serta Pengelola Website Sekolah oleh Frenky Suseno Manik, S.Si., M.Pd.
Pada bagian berikutnya, Mami Hastuti menyampaikan pesan moral dan motivasi kepada seluruh peserta upacara. Ia menekankan bahwa kehidupan bersifat dinamis dan menuntut setiap individu untuk mampu beradaptasi dengan perubahan. Menurutnya, perubahan status dan peran adalah hal yang wajar, selama tetap berfokus pada tujuan utama kehidupan, yakni beribadah kepada Allah dan menjalani kehidupan sesuai aturan yang berlaku. Ia juga mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa bersyukur, mengingat Allah, serta membiasakan diri berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Amanat tersebut diperkuat dengan pengutipan QS. Al-‘Ashr ayat 1–3, yang menegaskan pentingnya iman, amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Pembina upacara kemudian memberikan tantangan kepada peserta didik untuk melafalkan surat tersebut beserta artinya. Tantangan tersebut berhasil dijawab oleh Kheyla Salsabila dari kelas XI F7 yang tampil ke depan dan melafalkan ayat serta terjemahannya dengan baik. Selain itu, tantangan lain juga diberikan kepada siswa untuk mengemukakan langkah-langkah dalam menggapai tujuan hidup. Deka, siswa kelas XI, berhasil menguraikan kiat sukses, di antaranya dengan terus belajar, beribadah, meminta restu orang tua, berusaha secara konsisten, serta rutin melakukan evaluasi diri.
Upacara bendera berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Suasana pagi yang cerah semakin menambah semangat seluruh peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dan memanfaatkan masa muda sebagai kesempatan berharga dalam menimba ilmu serta pengalaman di lingkungan sekolah. [FK]