
Dalam penyampaiannya di hadapan ratusan siswa serta dewan guru, AKP Parulian Siregar menguraikan empat manfaat utama dari pelaksanaan upacara bendera yang dijalankan secara tertib. Pertama, upacara merupakan sarana menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui penghormatan terhadap lambang negara, pengibaran Bendera Merah Putih, serta pengumandangan lagu Indonesia Raya. Kedua, kegiatan ini melatih rasa tanggung jawab, di mana keberhasilan jalannya prosesi sangat bergantung pada kesiapan para petugas
Pelaksanaan Upacara Bendera di SMA Negeri 1 Gunung Meriah
Pelaksanaan Upacara Bendera di lapangan sekolah pada Senin (10/8/2026) berlangsung dengan penuh khidmat dan bermakna. Pada kesempatan tersebut, Kepala Bagian Logistik (Kabag Log) Polres Aceh Singkil, AKP Parulian Siregar, hadir langsung bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa agenda mingguan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sarana penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa kebangsaan seluruh peserta didik.
Dalam penyampaiannya di hadapan ratusan siswa serta dewan guru, AKP Parulian Siregar menguraikan empat manfaat utama dari pelaksanaan upacara bendera yang dijalankan secara tertib. Pertama, upacara merupakan sarana menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui penghormatan terhadap lambang negara, pengibaran Bendera Merah Putih, serta pengumandangan lagu Indonesia Raya. Kedua, kegiatan ini melatih rasa tanggung jawab, di mana keberhasilan jalannya prosesi sangat bergantung pada kesiapan para petugas dan kedisiplinan peserta.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan manfaat ketiga, yaitu memupuk rasa kebersamaan dan kesetaraan. Hal ini terlihat dari seluruh peserta upacara, baik guru maupun siswa, yang berdiri sejajar bersama di lapangan tanpa membeda-bedakan status. Sementara manfaat keempat adalah melatih kesabaran dan ketahanan mental, karena para siswa dituntut untuk tetap fokus dan berdiri tegak mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Selain menekankan nilai-nilai kebangsaan, AKP Parulian Siregar juga memberikan perhatian khusus pada isu-isu sosial yang marak terjadi di kalangan remaja. Beliau mengimbau para siswa untuk menjauhi kenakalan remaja, bahaya judi online (judol), serta pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri di jalan raya. Poin tegas disampaikannya untuk menekan angka kecelakaan di tingkat pelajar. "Pakai helm saat berkendara dan jangan ikut balap liar, risikonya bisa mati!" pungkasnya dengan lugas menutup amanat upacara pagi itu.